Selasa, 7 Juli 2009

Yen hingga penutupan perdagangan Senin waktu New York masih melanjutkan penguatan yang usdah terlihat sejak sesi Asia. Kekhawatiran para investor akan masa depan proses pemulihan ekonomi membuat aset-aset beresiko di tinggalkan dan memilih untuk melirik aset-aset yang lebih aman, safe haven seperti Yen.

Dollar sendiri masih tertekan bahkan sempat mencetak rekor harga terendah dalam lima minggu terakhir ini terhadap Yen menyusul data ekonomi minggu lalu dimana pengangguran AS masih tinggi.

Dolar menguat terhadap Euro dan Sterling di awal sesi perdagangan Wall Street dimana pasar tertekan, namun setelah bursa saham rebound, Dolar AS juga melemah.

Saat investor melakukan risk aversion, dimana memborong saham-saham serta mata uang yang dianggap akan memiliki yield yang tinggi maka Dolar sebagai safe haven akan tertekan.

Dolar jatuh 0.8 percent ke harga 95.30 yen sempat terendah di 94.66 yen. Euro mencetak rekor terendah dalam dua minggu ini terhadap dollar dan yen. jatuh 0.6 percent ke harga 133.16 terhadap Yen meski sempat naik 0.1 percent dan terhadap Dolar sebesar $1.3973.

Sterling jatuh 0.4 percent ke harga $1.6270 dan jatuh 0.9 percent ke harga 155 yen.

Gubernur Bank of Japan Masaaki Shirakawa mengatakan bahwa ekspor dan produksi industri tengah pulih setelah terpuruk di angka yang belum pernah muncul diawal tahun ini.

“Ekspor dan produksi terlihat mulai pulih,” ungkap Shirakawa pada pertemuan kuartalan seluruh branch manager bank sentral di Tokyo. Ekonomi “kemungkinan akan menunjukkan arah yang lebih jelas atas level-level yang pernah tercatat.” Shirakawa menyebutkan bahwa memburuknya ekonomi dunia dan pasar finansial juga telah berkurang, ini menambah sinyal bahwa pemulihan Jepang mungkin kurang bertenaga terkait sejumlah perusahaan memangkas investasi dan kehilangan pekerjanya sehingga menggerogoti konsumsi.

Rapuhnya pemulihan ini akan mendorong bank untuk memperluas langkah terbarunya untuk membeli hutang perusahaan dari sejumlah bank dan memberi-nya dengan kredit tak terbatas. “Perusahan merasa ekonomi masih parah,” ungkap Hiroaki Muto, ekonom senior pada Sumitomo Mitsui Asset Management Co. di Tokyo. “Yang dipertanyakan apakah bank sentral akan berani mengambil tindakan yang akan memicu spekulasi pada kebijakan yang dijalankan.”

ANALISA:
Fokus pasar minggu ini tertuju ke event G8 meeting dengan salah satu agenda yang akan dibahas adalah usulan wacana diversifikasi cadangan mata uang China, perdebatan masalah ini bisa menghambat laju penguatan dolar lebih lanjut. Event RBA meeting dengan spekulasi tetap mempertahankan kebijakan suku bunga 3 % bisa mendorong penguatan mata uang aussy. Sedangkan data ekonomi dari U.K hari ini yaitu manufacturing production dengan estimasi menurun bisa memperberat mata uang the cable untuk bangkit dari tekanan pasar.

GBP/USD: Saya cenderung memilih opsi sell pound dengan pertimbangan selain masalah meredupnya sentimen risk appetite, juga data ekonomi yang akan dirilis dari U.K hari ini diperkirakan akan menurun. Rencana dari BOE untuk menerapkan kebijakan ekonomi lunaknya bisa memberikan indikasi perekonomian Zona U.K belum sepenuhnya bisa pulih dari resesi global.

=========

The yen gained broadly on Monday as investors nervous about the global economic outlook shunned risk and took shelter in currencies perceived to be safest in times of subpar growth.
The dollar hit a five-week low against the yen as fallout from last week's grim U.S. jobs data unnerved investors who had bet on an improving world economy. The greenback briefly hit a two-week high against the euro but gave up gains as the Dow and S&P 500 staged a late return to positive territory.

When risk aversion rises, investors cut holdings of stocks and higher-yielding currencies and often buy back yen and U.S. dollars that were used to finance the trades. The market mood, though, remained cautious.

The dollar was down 0.8 percent at 95.30 yen after hitting a five-week low of 94.66 yen. The euro hit two-week lows against the dollar and yen. It was last down 0.6 percent at 133.16 yen but wiped out earlier losses to trade up 0.1 percent against the greenback at $1.3973. Sterling fell 0.4 percent to $1.6270 and 0.9 percent to 155 yen.

The yen probably still move in strong levels with held gains broadly against other major currencies on Tuesday as receding optimism over the global economy prompted investors to pare back holdings of riskier assets.

The dollar was steady after hitting a five-week low against the yen on Monday in the wake of last week's bleak U.S. employment data. The greenback has also been in a correction phase after hitting a six-month high against the yen at 101.45 yen in April but has been stuck in a broad range of roughly 93.50-100.00 yen since then.

Following are Supports and Resistance on the Yen move today