Page 1 of 51 12311 ... LastLast
Results 1 to 10 of 502
  1. #1
    Standard Member Array
    Join Date
    Aug 2008
    Posts
    25
    Thanks
    0
    Thanked 1 Time in 1 Post

    Smile Pedoman, bergunakah?

    Satu,

    kalo pedoman MM, itu udah fixed. Harga mati, karena trader yg gak pake MM pasti koit. Mungkin dalam beberapa peluang awal, dia beruntung, tapi tetap aja ada hari naas-nya yg menyapu semua cikal bakal margin trader tsb.

    Gue baca2 di artikel, e-book, forum dsb. Yang buat gue binun neh,

    A: Jgn pernah pake stop loss. Harga bisa nyalib SL loe.
    B: Pake stop loss, itu bagian dari MM.

    A: Konsistensi dalam MM adalah penting.
    B: Tidak ada konsistensi dalam sebuah market yang ribut begini.

    A: Pake TP.
    B: Pake TS.

    A: Jangan lawan trend.
    B: Jangan kejar trend.

    A: Baca trend dari kanan.
    B: Apa yang terjadi di masa lampau, akan berulang di masa mendatang.

    Dan masih banyak lagi, jadi gue pikir2, apakah sebuah pedoman memang bisa dilaksanakan? Begitu banyak pilosopi trader2 ternama sekalipun, mereka2 juga punya pandangan berbeda ttg market ini. Jadi, seakan2 memberi makna implisit bahwa this market is 50-50 chance. Bagaimana pun mereka membaca dgn sistem mereka, suatu saat posisi A akan gagal bersama market agreement dan B masuk kategori. Tetapi di lain waktu kondisi A cocok dgn market, dan B gagal.

    Mungkin kalo gue bilang ini 50-50, pada umumnya trader bakal marah, karena sudah mengandung makna "gambling".

    Tetapi seperti ucapan teman gue:
    "Memainkan sebuah line tidak semudah yang kita bayangkan. Keputusan terbaik dalam hidup pun sangat sulit dilakukan. Karena kita wajib memilih. Memilih berarti kita telah mengorbankan sisi yang lain. Meskipun analisis sudah di backing dgn reading dari indikator2 lainnya, tapi juga tidak akan memberikan akurasi 100% bahwa harga pasti akan menuju kesana."

    Dua,
    Masih berkaitan dgn yang diatas. Dimana saya juga temukan para trader2 tsb sebelumnya mengatakan disiplin adalah kunci utama dalam "keselamatan" dalam trading. Ganti2 indikator/sistem akan berakibat fatal. Karena tidak ada holy grail di dalam sistem.

    Ini tercermin dari thread2 yang mereka buka. Bisa anda koreksi di thread yang agak tebal dan sudah dibuka 2-3 tahun yang lalu. 99 thread dari 100 trading journal, yang berisi sistem yang mereka pakai -pasti berubah-. Padahal sudah diucapkannya di awal thread, jgn ganti2 indikator. Nyatanya mereka jg berubah.
    Tetapi hanya tinggal satu 1 trader saja yang tidak merubah secuil apapun dalam sistem mereka. Dan, terbukti dia juga profit sampe saat itu, meskipun ada beberapa kekalahan menyertai dalam perjalan thread itu.

    Ketika saya mencoba "menyinggung" persoalan ini, alasan mereka adalah: -pengembangan yang lebih baik (sistem/indikator yang lebih baik). Tapi setelah satu tahun, mereka juga melakukan hal yang sama, -berubah lagi-.

    Kesimpulan:
    Satu, menurut saya, bukan sistem yang harus kita percayai. Yang wajib kita percaya adalah diri kita sendiri. Bila tidak, sistem apapun yang kita pakai -tetap akan berubah-. Juga sangat sulit untuk menemukan seorang trader yang bisa "fixed" dan setia pada sebuah sistem selama bertahun-tahun.

    Dua, pedoman itu hanyalah clue atau peta harta karun. Harta karun itu ada di dalam kita sendiri. Penggunaan sebuah sistem mencerminkan bagaimana karakter kita sesungguhnya. Sebuah sistem itu selalu mengandung profit dan risk yang berimbang. Tidak ada namanya ini "indikator the best" atau "banana sistem". Itu semua bohongan. Yang namanya investasi selalu berkepala dua, tidak mungkin ada investasi yang selalu menguntungkan. Bahkan dalam sektor riil dalam kehidupan kita sekalipun.

    Tiga, bila anda mengklaim punya sistem terbaik. Anda mungkin peramal ulung di dunia. Karena yang saya tahu, seorang peramal sekalipun punya pantangan. Betapa tidak, meskipun mereka tahu apa yang terjadi di kemudian hari, mereka juga punya "risk". Dalam arti sebuah "tumbal", bila tidak mereka sudah kaya raya. Karena tumbal itulah, kebanyakan paranormal memilih untuk menjalani hidup apa adanya, sebisa mungkin dalam kehidupan yang normal/seimbang.
    Di sisi lain, bila tidak ada tumbal, mereka tidak usah bekerja lagi, tiap hari main di kasino atau judi bola/togel lebih menggiurkan dan juga cepat, daripada menunggu sebuah Target Profit yang memakan berbulan2/bertahun2.

    Menurut anda bagaimana?

  2. The Following User Says Thank You to dakuforex For This Useful Post:


  3. #2
    Diamond Member Array William's Avatar
    Join Date
    Mar 2008
    Location
    Ten no Michi
    Posts
    1,546
    Thanks
    3
    Thanked 64 Times in 29 Posts

    Re: Pedoman, bergunakah?

    Duh baca panjang lebar, aku malah jadi pusing. Reply satu2 aja deh.

    kalo pedoman MM, itu udah fixed. Harga mati, karena trader yg gak pake MM pasti koit. Mungkin dalam beberapa peluang awal, dia beruntung, tapi tetap aja ada hari naas-nya yg menyapu semua cikal bakal margin trader tsb.
    Menurut aku ga. Di dunia investasi, forex/saham/option/dll, ga ada yg namanya sesuatu yg "harga mati". Aku kenal beberapa senior trader yg ga pake MM dan sudah berhasil trading bertahun2. Mreka cuman pake trading system, ga ada money management.

    Terlebih lagi, orang2 value investing, terutama di pasar investasi yg non-marginal, mreka malah tidak mengenal istilah money management. No money management dan sukses besar. Salah satu contoh value investor yg paling sukses adalah Warren Buffet, Orang TERKAYA di dunia tahun 2008

    Istilah money management "dikeluarkan" oleh orang2 yg terlibat dalam dunia marginal trading, contohnya forex. Sebab tanpa money management, mreka tidak akan berhasil seperti orang2 value investor, dan cepat "mati"-nya.

    Dan masih banyak lagi, jadi gue pikir2, apakah sebuah pedoman memang bisa dilaksanakan? Begitu banyak pilosopi trader2 ternama sekalipun, mereka2 juga punya pandangan berbeda ttg market ini.
    Tiap orang memiliki emosi yg berbeda jika menyangkut uang. Karena tiap orang adalah unik, tipe trading system / phylosofinya juga unik. Biarpun sama2 liat chart yg sama, di timeframe sama, dengan indikator yg sama, dan belajar dari guru yang sama, pasti berbeda. Sebab pasti ada orang yg lebih serakah ingin masuk pasar terlebih dahulu, ada juga yg suka dengan keamanan dan masuk pasar hanya saat konfirm.

    Jadi, seakan2 memberi makna implisit bahwa this market is 50-50 chance....Mungkin kalo gue bilang ini 50-50, pada umumnya trader bakal marah, karena sudah mengandung makna "gambling".
    Angka 50-50 itu dapat dari mana yah? Aku sering baca2. Banyak orang2 yg bilang mereka telah survey ato semacamnya (dari univ2 di amrik / eropa), dari hasil survey mereka persentase yg benar adalah seperti ini:

    - Di arena judi, kemungkinan menang adalah 50:50. 50% menang dan 50% kalah.

    - Di arena investasi finansial, kemungkinan menang adalah 90:10. 90% kalah dan 10% menang

    Jadi pasar dunia investasi finansial seperti forex, tidak sama dengan perjudian. Kalau anda judi, anda bisa menang 50%. Kalau anda berinvestasi, anda hanya punya 10% kesempatan untuk menang. Dua dunia yg sangat berbeda.

    Tetapi seperti ucapan teman gue:
    "Memainkan sebuah line ....
    Aku mau pinjam istilah yg di pakai oleh bro Amathevs, salah satu senior kita di sini... "Investasinya main2 seh. Yah hasilnya juga main2."

    saya juga temukan para trader2 tsb sebelumnya mengatakan disiplin adalah kunci utama dalam "keselamatan" dalam trading. Ganti2 indikator/sistem akan berakibat fatal. Karena tidak ada holy grail di dalam sistem.
    Aku rasa bro (atau sis neh?) salah tangkap. Mungkin juga kalimat yg mereka tulis tidak lengkap. "Konsistensi dan disiplin dalam suatu time frame tertentu, adalah kunci utama dalam "keselamatan" trading." Aku cuman inget segitu, masih agak panjang seh, uda agak lupa yg lainnya.

    Ingatlah bahwa suatu trading system pasti punya persentase kemenangan / keuntungan. Arti persentasi adalah per seratus. Setidaknya bro tidak boleh merubah trading system dalam 100 kali trading. Ini agar mendapatkan persentasi kemenangan dari disiplin penggunaan trading system itu. Jika mo ganti trading system, yah tunggu transaksi ke 101, trus musti ga bole ganti2 lagi sampai 200. Jadi berubah agar lebih baik itu sangat disarankan. Kalau trading system yg sekarang bisa kasi persentase kemenangan 50%, trus ada trading system yg bisa kasi persentasi kemenangan 51%, aku pasti mo coba. Yah angka 100 itu tidaklah fixed, itu contoh doank. Harap dimengerti intinya.

    Satu, menurut saya, bukan sistem yang harus kita percayai. Yang wajib kita percaya adalah diri kita sendiri.
    Nah, ini berlawanan dengan hampir semua ebook / seminar yg pernah aku hadiri. Mereka selalu ngomong, jika kita mempercayai diri sendiri saat trading maka kita termasuk Discretionary Trader. Jika kita mempercayai system, maka kita termsuk System Trader. Mana yg lebih baik? Riset (entah dari mana, aku jg ga tau pasti) membuktikan bahwa discretionary trader itu dalam 1 tahun berakhir di 90% investor yg kalah.

    Kenapa? Karena kalau kita percaya diri sendiri, maka kita memakai feeling. Kalau trading di dunia marginal dengan feeling... aku rasa seh mudah loss. Yah, sapa tau anda bisa feeling so good, trading 1,000 kali dengan feeling profit semua. Bisa aja toh. Di dunia investasi, tidak ada yg tidak mungkin. Tapi dari yg aku baca dan dengar, percaya diri sendiri adalah awal mula kehancuran suatu account investasi.

    Penggunaan sebuah sistem mencerminkan bagaimana karakter kita sesungguhnya.
    Betul. Setuju!

    Makanya para senior selalu bilang "cocokan trading system ini dengan money management dan psychology anda. Biarpun aku sudah test trading system ini dan berhasil di account real, anda harus mencobanya di demo account terlebih dahulu." Dari senior2 aku selalu dikasi saran seperti itu.

    Sebuah sistem itu selalu mengandung profit dan risk yang berimbang.
    Aku mengerti maksud bro, tapi aku mo jawab hal yg agak melenceng neh

    Suatu trading system, TIDAK boleh memiliki risk dan reward yg seimbang. Atau lebih tepatnya jika ada suatu trading system yg memiliki risk dan reward yg seimbang, trading system itu HARUS ditinggalkan. Suatu trading system harus memiliki, perbandingan reward yg lebih besar dibandingkan risk. Jika tidak, trading system anda sama saja dengan trading system melempar koin. kemungkinannya 50-50

    Tidak ada namanya ini "indikator the best" atau "banana sistem". Itu semua bohongan.
    Nah, aku rasa bro juga ingetnya kurang lengkap neh. Biasanya senior2 selalu ngomong "Aku mo share trading system. Ini adalah trading system yg the best untuk aku" Nah bagian terakhir yg berupa "untuk aku" itu sering dilupakan orang.

    Hanya orang2 sales, jualan indicator / kursus / ebook / semacamnya yg bilang bahwa dia punya trading system yg "the best untuk semua orang". Itu, aku setuju, BOHONG!

    Yang namanya investasi selalu berkepala dua, tidak mungkin ada investasi yang selalu menguntungkan. Bahkan dalam sektor riil dalam kehidupan kita sekalipun.
    Benar sekali. SEMUA investasi mengandung resiko. PASTI ada kalahnya. Tapi aku selalu ingat kata2 George Soros (spekulan yg menggoncang Bank of England tahun 1992 dan membuat krisis ekonomi di asia tenggara tahun 1998). George Soros bilang begini:
    "Dalam dunia investasi, tidak penting berapa kali anda benar atau berapa kali anda salah. Yang penting adalah berapa banyak uang yang anda dapatkan ketika anda benar, dan berapa banyak uang yg tidak anda hilangkan ketika anda salah."

    ...Dalam arti sebuah "tumbal"...
    Yah, kalau mau dibilang seperti itu, aku setuju 90% orang yg masuk dunia investasi itu dijadikan tumbal untuk membuat 10% orang lainnya kaya raya.

    Menurut anda bagaimana?
    Apanya yg bagaimana?

    Kebanyakan hal, aku jadi bingung sebenarnya lg diskusi topik yg mana

    Di dunia investasi hanya ada 1 hal yg pasti. Hanya ada 1 hal yg "harga mati". Yaitu: "No holy grail"

    Tidak ada indicator holy grail, tidak ada trading system holy grail, tidak ada trading psychology holy grail, tidak ada feeling holy grail, juga tidak ada money management holy grail.

    Sebagai penutup aku mo kasi cerita yg diberikan oleh salah satu guru trading saya. Ceritanya begini:

    Salah satu orang trader forex sedang ada posisi buy gbp/usd. Begitu pasang buy, harga gbp/usd langsung turun drastis, ada cut rate. Turun hingga 300 pips. Padahal modal dia hanya bisa tahan hingga 350 pips sampai margin call. Dia stress, ga tau musti bagaimana. Akhirnya karena putus asa, dia berdoa: "Tuhan, yg maha tahu, dan maha pemurah. Tolong lihatlah dan bantulah anakMu yg satu ini. Uang aku tertahan di forex. Tolong buatlah sehingga posisi aku bisa BEP saja. Begitu BEP aku langsung out dari market. Lalu aku akan lebih banyak berdoa dan memperbanyak sumbangan. Tuhan tolonglah dengarkan doa anakMu ini dan buatlah keajaiban." Karena tersentuh dengan ketulusan doa trader itu, Tuhan menampakkan diri pada trader itu, lalu berkata: "AnakKu yg baik. Aku tidak trading forex."

    Regards,

  4. #3
    Standard Member Array
    Join Date
    Aug 2008
    Posts
    25
    Thanks
    0
    Thanked 1 Time in 1 Post

    Re: Pedoman, bergunakah?

    Quote Originally Posted by William
    "AnakKu yg baik. Aku tidak trading forex."

    Wakkakaa, sip sip bro. masukan dari bro sangat bagus sekali. yah tukar pikiran gitu lor, gue pikir kita2 juga punya kelebihan dan kekurangan sendiri. Toh semuanya untuk berbagi pengalaman.

    Bro, gue salut ama jawaban bro ttg ini bukan market 50-50, tapi 10-90. Menurut gue seperti itu tadi, sistem A hari ini sukses besar, tapi besok gantian sistem B yang sukses besar. Jadi menurut gue, 10% itu tidak hanya dimiliki oleh satu pihak saja, jadi gonta-ganti yang megang titel 10% ini.

    Trus ada temen neh, anak orang kaya juga neh, duitnya banyak. Gue nanya kok maen saham, tapi gak forex. Dia bilang forex untungnya dikit, terus margin itu berbahaya. Makanya dia milih saham daripada forex. Yah seperti bro katakan di atas, orang mau begimana -itu hak dia-. Karena forex menurut dia kurang menguntungkan, itu kan juga hak dia. qqqq.

    Yah, emang betul. MM itu kalo buat orang buy physic, karena urusan bisnis atau untuk pengobatan ke luar negeri. Mereka gak pusing harga mau jatuh besar2an besoknya, karena mereka sangat memerlukannya. Yah MM buat apa, gitu lor. Jadi kalau dipilah-pilah, banyak yang sudah terjebak dalam permainan ini (ada seh yang sukses juga, tapi yah itu 10% aja). Mereka tinggalkan pekerjaan utama, alasan terbesar itu karena tidak ada waktu cukup buat trading. Gue pikir, neh orang gambling beneran neh, namanya cari makan atau gajian itu udah pasti gak lose, kecuali anda buka toko atau maen grosiran yang pake hutang2an. Ada, tapi risknya sangat kecil, yah salah satunya -anak sakit berat-. Tapi kan ada yang bisa bantu seperti dari keluarga dekat, ortu atau temen, kalo pas duitnya pas2an. Tapi kalo di forex, sapa yg mau bantu?

    Trus terang, gue pikir ini gak cocok buat pemula yang punya duit pas2an. Apalagi duitnya kejepit2 buat bayar bill, atau buat makan, atau buat pacar qqqq.

    Sip bro, terus kita bincangkan. Asik juga neh, bro. Silakan kalo ada yang mau nimbrung neh. Begimana ama yang lain? Mau komentar, silakan, kita "tonjok2an" biar dapat suatu kesimpulan yang membangun, gitu lor..


    dakupolex

  5. #4
    Diamond Member Array William's Avatar
    Join Date
    Mar 2008
    Location
    Ten no Michi
    Posts
    1,546
    Thanks
    3
    Thanked 64 Times in 29 Posts

    Re: Pedoman, bergunakah?

    Cara pikir kamu itu salah.

    Gue nanya kok maen saham, tapi gak forex.
    ... banyak yang sudah terjebak dalam permainan ini ....
    Semua senior disini, dan newbie2(salah satunya aku) yg belajar dari mereka SEMUANYA ga ada yg main forex, atau main index, atau main saham.

    Kita investasi forex, investasi index, dan investasi saham.

    Kita tidak bermain2. Kita berinvestasi. Main dan investasi adalah 2 hal yang berbeda.

    Sama seperti bermain wanita (sori buat para wanita, hanya berupa perumpamaan), dan menikahi wanita. Itu adalah dua hal yg berbeda. Objeknya sama, wanita, tapi karena pola pikir kamu berbeda, maka hasilnya berbeda. Kita berinvestasi forex, bukan bermain forex. Objeknya sama, forex, tapi pola pikirnya berbeda. Maka hasilnya berbeda.

    Menurut gue seperti itu tadi, sistem A hari ini sukses besar, tapi besok gantian sistem B yang sukses besar. Jadi menurut gue, 10% itu tidak hanya dimiliki oleh satu pihak saja, jadi gonta-ganti yang megang titel 10% ini.
    Kamu mencari trading system yg tiap hari menang? Jangan invest di forex. Investasi adalah hal yg dilakukan setidaknya minimal 1 tahun. Bukan satu hari. Kalau kamu mencari investasi yg menhasilkan uang dalam satu hari, jangan cari di saham/forex/index. Cari di tempat lain aja.

    Keberhasilan suatu sistem tidak dihitung perhari! Minimal setidaknya satu bulan. Jika suatu system tidak bisa menghasilkan profit dalam 1 bulan, maka itu bukan trading system yg bisa diandalkan. Profit per hari itu TIDAK berguna, tidak penting, dan tidak realistis untuk mengukur keberhasilan suatu trading system.

    Pola pikir kamu harus investasi dengan timeframe 1 tahun. Bukan bermain forex 1 hari.

    Trus terang, gue pikir ini gak cocok buat pemula yang punya duit pas2an. Apalagi duitnya kejepit2 buat bayar bill, atau buat makan, atau buat pacar qqqq.
    Yg bilang cocok siapa?

    Forex adalah investasi.

    Kita tidak bermain2.

    Kalau kamu investasi untuk buka restoran, apakah kamu memakai uang untuk bayar listrik? Jadi setelah toko terbuka, lalu tidak bisa bayar listrik?

    Sekali lagi kita disini berinvestasi, bukan bermain.

    Berinvestasi melibatkan perhitungan2 yg dilakukan jauh sebelum menyetor uang ke broker.

    Forex adalah sebuah investasi. Orang2 yg menganggap ini permainan, PASTI berakhir di 90% yg kalah. Seperti investasi lainnya (real estate, restauran, franchise, etc) investasi forex harus dipelajari dan diperhitungkan sebelum menyetor uang.

    ...tapi risknya sangat kecil, yah salah satunya -anak sakit berat-. Tapi kan ada yang bisa bantu seperti dari keluarga dekat, ortu atau temen, kalo pas duitnya pas2an. Tapi kalo di forex, sapa yg mau bantu?...
    suatu pernyataan yg sangat ga masuk akal menurut aku. Di forex tiap hari bisa dapat swap point. Tiap hari bisa dapat bunga, bahkan saat kita tidak online. Banyak trader2 yg sudah share trading system dengan swap point, yg aku juga sudah forward share ke forum ini. Anak sakit? so what?

    Mau komentar, silakan, kita "tonjok2an" biar dapat suatu kesimpulan yang membangun, gitu lor..
    Ini "tonjokan" pertama aku.

    Regards,

  6. #5
    Bronze Member Array
    Join Date
    Jun 2008
    Posts
    59
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts

    Re: Pedoman, bergunakah?

    Quote Originally Posted by dakuforex
    Yah, emang betul. MM itu kalo buat orang buy physic, karena urusan bisnis atau untuk pengobatan ke luar negeri. Mereka gak pusing harga mau jatuh besar2an besoknya, karena mereka sangat memerlukannya. Yah MM buat apa, gitu lor. Jadi kalau dipilah-pilah, banyak yang sudah terjebak dalam permainan ini (ada seh yang sukses juga, tapi yah itu 10% aja). Mereka tinggalkan pekerjaan utama, alasan terbesar itu karena tidak ada waktu cukup buat trading. Gue pikir, neh orang gambling beneran neh, namanya cari makan atau gajian itu udah pasti gak lose, kecuali anda buka toko atau maen grosiran yang pake hutang2an. Ada, tapi risknya sangat kecil, yah salah satunya -anak sakit berat-. Tapi kan ada yang bisa bantu seperti dari keluarga dekat, ortu atau temen, kalo pas duitnya pas2an. Tapi kalo di forex, sapa yg mau bantu?
    Trading style setiap orang beda-beda,

    contoh untuk orang2 sekelas Warren B dan Soros, mereka mungkin gak peke leverage n stop loss. Jadi ketika ambil posisi dan price kalah sampai 10%, mereka masih tenang-tenang saja.

    Nah, untuk kebanyakan trader yang pake leverage, ambil contoh saja 1:100, jika salah ambil posisi dan price kalah 1% saja, sudah pasti kena margin call (1% * 100) = 100%).

    Coba bandingkan kelas Soros dan kita.. bagi soros/buffet ketika price kalah sampe 10% masih santai saja, sedangkan kita ketika price kalah 1% saja sudah tewas semua...... :o

    Itulah kenapa bagi trader-trader kebanyakan, MM sangat diperlukan. Ini semua untuk mengatur resiko.

    Oh ya, kalau mau investasi, usahakan memakai uang yang benar-benar bisa disisihkan, ibarat ikut deposito setahun dibank.

  7. #6
    Moderator Array bielcomp's Avatar
    Join Date
    Jan 2008
    Location
    Lampung - Indonesia
    Posts
    136
    Thanks
    0
    Thanked 1 Time in 1 Post

    Re: Pedoman, bergunakah?

    emang kebanyakan orang SD 6 tahun SMP 3 tahun SMA 3 tahun ditambah kuliah 5 tahun aja sabar banget.

    tapi buat belajar di forex 1 tahun aja dah dibilang kelamaan :ahhh:
    Some People Never Learn

  8. #7
    Diamond Member Array William's Avatar
    Join Date
    Mar 2008
    Location
    Ten no Michi
    Posts
    1,546
    Thanks
    3
    Thanked 64 Times in 29 Posts

    Re: Pedoman, bergunakah?

    Aku mo tambahin pernyataan salah satu orang yg telah membuat beberapa trading system yg sukses seperti TSR-FXIgor dan Zorro, dua2nya uda aku share di bagian trading system.

    Most of the people don't have a clue what price is realy doing. They see a price or a line or a bar going up and down without understanding what price is realy doing. They see ,after the facts, that price was consolidating or it was trending. They don't know when or how to stay away from some pairs or from certain market conditions.

    They have their favorit pairs and in the morning they take place in front of their pc they spit in their hands and say "Lets trade" without looking or knowing if their pair is in a condition to trade.

    A lot of people have the tendency to react on every move. They don't see that some down moves are only a retracement in an up going market or the opposite that some up move is only some retracement in a down going market.

    Most of the people who are looking for a system want something that could bring them as soon as possible in the market when a trend would pick up but then they forget that in a sideways market they gonna get a lot of false signals.

    Most of the people look to their charts at the end of the day and they see that it was going up and then down and then up again and they wished that they could have something that could help them in taking all of these moves. But that is not how it works.

    A lot of people jump in a positions and as soon if they are in the market, price starts to turn against them and they don't have any clue why that is.

    Also a lot of people jump in the market whitout a stoploss that is based on logics. Meaning that they have for example a 20pip stoploss. But they use that stoploss on every pair ( a 20pip move against you on eur/chf is far bigger then on cable--maybe for some of you the value is the same but in potential move it is completaly different).
    How many of you did not enter in the market, price goes against you, you take your stoploss and after you took it price goes the correct way and you don't get the set up to enter the market emmidiatly again.

    If you have the feeling that one of those arguments is based on your trading or the way that you deal with the market and its conditions, then this system (method) will realy help you. It will help you on EACH of the points that I mensioned above.

    This system will help you to understand the markets, the price action were to get in and were to get out if price goes against you and that based on true logic market conditions. It will learn you how the market is behaving. It will show were you better stay on the side line. And it will show the realy perfect entrys. You will get a feel of what a good reward/risk trade. You will see and know what the risk will be toworths a potential profit.

    I promice you that this is a system(method) ,even if you abandon it, that now and then you will have a look at it to have a better vieuw on some market conditions.

    Before we go any further lets understand eachother well. I am not interrested to teach people who have strong believe that they can trade for a living out of a 1-2000$ account. People who believe that they can make 100% profit in 1 month are using a leverage, if things go the wrong way they can loos the same amount of money over the same period. And I call that gambling. It has nothing to do with beeing a real trader. A real trader is very happy if he can make a 50% profit over a 1 year period. So I don't want any questions about wich leverage one should use or how much profit he could make on a montly base. Keep in mind that we will be faced with a constant sterling ration between 2 and 3. Meaning if our profit could be 400pips in a month the risk that we could take would be between 150-200pips. But the better you are the lower that risk will be. And by better I mean if you are realy good and understand the markets.

  9. #8
    Silver Member Array
    Join Date
    Jun 2008
    Location
    ROXY-Jakarta-Pusat
    Posts
    160
    Thanks
    0
    Thanked 11 Times in 10 Posts

    Re: Pedoman, bergunakah?

    Ini tercermin dari thread2 yang mereka buka. Bisa anda koreksi di thread yang agak tebal dan sudah dibuka 2-3 tahun yang lalu. 99 thread dari 100 trading journal, yang berisi sistem yang mereka pakai -pasti berubah-. Padahal sudah diucapkannya di awal thread, jgn ganti2 indikator. Nyatanya mereka jg berubah.
    Tetapi hanya tinggal satu 1 trader saja yang tidak merubah secuil apapun dalam sistem mereka. Dan, terbukti dia juga profit sampe saat itu, meskipun ada beberapa kekalahan menyertai dalam perjalan thread itu.
    Barangkali Maksudnya "KENACHI METHODE" ala Bung Kenshi 22 di forum tetangga ya? Yah jangan disamakan dunk setiap manusia adalah mahluk yg unik, bahkan saudara kembarpun tidak bisa 100% sama. Begitu juga Traders, seperti Mr. Serious bilang : "Trader juga manusia, punya mata punya hati" jadi jangan disamakan semua orang harus bisa menggunakan beliau punya cara Trading, wong Bung Kenshi22 jam terbangnya sudah malang-melintang di dunia Kang Aouw, masa Traders2 lain musti bisa mengikuti gaya/style trading beliau yg unik. Yg penting seiring dengan berjalannya waktu nanti Traders2 yg lain tsb kalo sudah menemukan "A-Ha" Expiriencednya masing2 dia akan stay & stick to the plan dengan trading system & trading plannya masing2 & itu membutuhkan waktu seperti yang saudara Bielcomp katakan.

    Bro, gue salut ama jawaban bro ttg ini bukan market 50-50, tapi 10-90. Menurut gue seperti itu tadi, sistem A hari ini sukses besar, tapi besok gantian sistem B yang sukses besar. Jadi menurut gue, 10% itu tidak hanya dimiliki oleh satu pihak saja, jadi gonta-ganti yang megang titel 10% ini.
    Masalahnya Market setiap beberapa periode (sekitar 4 bulan, 6 bulan atau lebih) akan berubah. Kalo kamu mau jalanin aja suatu System tanpa diganti sah2 saja, cuma kamu musti siap masuk kemasa2 Drawdone, nanti Trading kamu seperti "Running Pig" harusnya jangan Buy dia Buy, harusnya Sell dia Buy.Sebenarnya tidak masalah asal System tsb sudah dites Poriftabel bertahun2 panjang, serta per posisi turunnya tidak banyak (tidak lebih dari Leverage 1:3) & Traders tsb memiliki mental kuat & baja, menurut Saya sih sah2 saja. Dan kalo ada Investornya harus pintar2 memberi penjelasannya kepada mereka kenapa Drawdone tsb itu terjadi. Itu bagi Traders yg hanya 1 org memegang 1 system tsb tanpa dirubah2.

    Tetapi bagi beberapa Traders yg personalitynya tidak cocok dgn cara trading ala mekanikal tsb dia akan segera merubahnya ke system lain yg cocok untuk arah Market saat itu. Krn seperti yg sudah Saya utarakan sebelumnya Market itu setiap beberapa periode akan berubah dari Trending (Up/Down), ke Sideways, Fase Akumulasi-Mark Up-Distribusi-Mark Down-Akumulasi lagi dst ... pada setiap fase memiliki cara Trading & penanganan yg berbeda2 , System Trading yg base Trend Trading, dgn Swing Trading tentu hanya dapat digunakan pada salah satu fase2 yg ada. Nah maka dari itu Traders2 dengan mental "Hunting Fox" tidak terpaku diam saja pada suatu system yg Mekanikal, tetapi dia memiliki berbagai macam cadangan persenjataan (Trading System yg banyak digudangnya) kalo lagi musim dingin tentu Hunting Fox tidak akan menggunakan senjata2 buatan dari negara x yg suka macet kalo kena dingin, tentu dia akan menggunakan senjata buatan negara Y yg robust & bandel, kalo didareah rawa2 mending pake panah busur daripada senapan, dsb... Kurang lebih seperti itu penjelasannya Bung kenapa beberapa Traders sering mengganti2 System yg ada setiap beberapa periode ttt.

    Trus ada temen neh, anak orang kaya juga neh, duitnya banyak. Gue nanya kok maen saham, tapi gak forex. Dia bilang forex untungnya dikit, terus margin itu berbahaya. Makanya dia milih saham daripada forex. Yah seperti bro katakan di atas, orang mau begimana -itu hak dia-. Karena forex menurut dia kurang menguntungkan, itu kan juga hak dia. qqqq.
    Bener, itu hak mereka, cuma apa Saham ga bahaya ? seperti situasi beginikan lagi Bearish, apa ga bingung tuh yg pada Buy & Hope Kecuali dia cover pake Option, cuma Trading Forex saja yg cukup memprediksikan arah naik atau turun saja serta tidak ada jangka waktu kontrak saja tidak mudah, apalagi Trading Option yg memiliki 72 macam kemungkinan. Kalo Trading Buy Saham seperti biasa saja tentu sama saja seperti Bisnis tanpa asuransi. Dan modal yg dibutuhkan utk trading Saham Rp20Jt keatas (minimal), kalo Forex $1(ga sampe Rp 10rb) udah bisa pake Metatrader.4 lagi (kalo ga salah di Liteforex), makanya Forex lebih "mem-bumi" dibandingkan sarana Swa-Bisnis Investasi yg lainnya.

    Trus terang, gue pikir ini gak cocok buat pemula yang punya duit pas2an. Apalagi duitnya kejepit2 buat bayar bill, atau buat makan, atau buat pacar qqqq.
    Terus yg menurut Bung Dakupolex apa yg lebih gampang ? Buka Warung didepan rumah aja juga ga gampang, buka Warteg yg bentar lagi katanya menurut rumors yg beredar Gas Elpijij mau naik jadi Rp 142rb akibatnya ROI jadi lebih lama, gimana mau bayar gaji karyawan & mau beli bahan ? Jadi semua yg namanya cari duit ga ada yg gampang Bo... :lol: Semua butuh perjuangan "No Sacrifice, No Victory" kecuali kawin sama anak orang Kaya (Cewe beringin istilahnya), langsung dapat mengemban tugas urus pabrik mertua beres deh, asal rumah jangan di Kompleks TMI aja (Taman Mertua Indah) nanti ga bisa nge-laba :mrgreen: :mrgreen: Just Joke.

    Nah kalo udah begini, masih mending dagang apa Trading hayo :lol: ... Kalo dagang mau pinjem duit musti taroh jaminan 75% dari nilai pinjaman, kalo trading Forex kita malah dikasih pinjem uang sama Broker sampe berkali2 lipat (Leverage maksudnya), mana ada di Bisnis real yg bisa kasih pinjeman ke kita dulu, kecuali trading (khususnya di Forex Market)

    Satu lagi kalo Bisnis, kalo mengalami "resiko", likuidasi bisa sampe kemana2 sampe minus juga masih ada kewajibannya, kalo di Forex Market kalo sampe salah posisipun uang masih tetap ada 10% (Margin Call) jadi ga ludes seperti kaya Bisnis di sektor real. Coba gimana pertimbanganya Dakupolex hayo ... hehehe ...

    Mau komentar, silakan, kita "tonjok2an" biar dapat suatu kesimpulan yang membangun, gitu lor..
    Wah Kok Forex Traders bisa tonjok2an sih ? Emangnya Centeng atau Satpam nih ? Kalo Tonjok2an mah ga akan dapat kesimpulan yg ada malah "bengep"2 :mrgreen: . :peace: Jangan dunk yah, kalo mau sukses trading baik di Forex atau instrument lainnya harus "Cool"~berkepala dingin & No Emotion baru bisa sukses tradingnya

  10. #9
    Standard Member Array
    Join Date
    Aug 2008
    Location
    jakarta
    Posts
    47
    Thanks
    0
    Thanked 2 Times in 2 Posts

    Re: Pedoman, bergunakah?

    Kalau untuk saya Forex, option, index, bukan tempat berinvestasi tapi tempat untuk berbisnis.

    Itu adalah Trading
    Trading ya Trading
    Ditengah2 grafik yang naik turun anda mo berinvestasi?
    Investasi di bagian yang mana?
    Kalau uang anda $3000 anda buy GBP/USD di harga 1.9800 contract size 100rb
    sekarang harga di 1.82xx itu investasi ???


    Kalo mo investasi yah di ORI , Deposito
    Think Trading as Business!!

    Forex , option, index bukanlah investasi tapi adalah bisnis..yah bisnis adalah dagang...

  11. #10
    Standard Member Array
    Join Date
    Jul 2008
    Posts
    47
    Thanks
    0
    Thanked 0 Times in 0 Posts

    Re: Pedoman, bergunakah?

    mau ngomentarin ya ini aja
    Quote Originally Posted by dakuforex
    A: Jgn pernah pake stop loss. Harga bisa nyalib SL loe.
    B: Pake stop loss, itu bagian dari MM.
    kalo sy gak menyarankan stop loss maksudnya stop disini pending order; sy yakin kalo MM tetap harus pake stop loss, tapi stop loss disini sebaiknya dilakukan manual sesuai situasi
    soalnya kalo pake pending order, ada indikasi platform kebanyakan broker melakukan apa yg diterangkan Mr.SEFC yaitu 'stop hunter'
    dg demikian stoploss sebagai pelindung kita dari kerugian tdk menjadi bumerang, malah memotong kesempatan profit

Page 1 of 51 12311 ... LastLast

Similar Threads

  1. Bergunakah Analisa Tekhnikal di Forum ini ?
    By bielcomp in forum Technical Analysis
    Replies: 11
    Last Post: 07-31-2009, 08:01 AM

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •