Saham Pilihan 2008

Ditengah kelesuan ekonomi amerika, ekonomi global masih akan tetap tumbuh di th.2008. The fed kemungkinan besar kembali akan menurunkan suku bunganya pd 2008 yg saat ini 4.25%. Saham energi, pertambangan, dan perkebunan masih mjd pilihan di 2008. Namun utk mengantisipasi penurunan suku bunga the fed (dan juga BI Rate) saham perbankan dan properti layak dikoleksi. Bbrp saham yg masih layak dikoleksi antara lain : bdmn, bmri, bbkp, elty, ctrs, bhit, bmtr, fren, totl, btel, tlkm, isat, tspc, cpro, bnga.Saham energi, pertambangan, dan perkebunan tidak masuk dalam list krn walaupun sektor ini masih terlihat trend naik tahun 2008 tapi sebagian besar harganya sudah tinggi dan berfluktuasi mengikuti perkembangan harga komoditi tsb di luar negeri. Kemungkinan utk terus naik ada tapi juga ada kemungkinan utk turun tajam bila harga komoditinya turun. Saham-saham perbankan, properti, atau consumer goods relatif lebih 'aman' spt yg dikutip dari bloomberg : Energy ``is not the best leader to have because it's typically based on higher energy prices,'' said Richard Sichel, chief investment officer at Philadelphia Trust Co., which manages $1.5 billion in Philadelphia. ``You would rather see consumer and financial stocks leading the way. That would be a healthier environment.''

Harga minyak yg sedikit naik mjd $116 semalam diharapkan akan membuat saham pertambangan dan komoditi kembali diburu oleh pelaku pasar.

Walaupun kemarin saham pertambangan dan komoditi terkoreksi di tengah harga minyak yg naik ke $115 pada malam sebelumnya, namun ada potensi utk technical rebound dan bargain buying dari investor hari ini.

Saham-saham yg disarankan utk dikoleksi adalah AALI, LSIP, ANTM, PGAS, ENRG, UNTR, PTBA.

Bagi yg suka berspekulasi saham-saham lapis ketiga spt MITI, LPPS, MLPL, CNKO, CSAP dan BRPT masih boleh ikutan krn hingga kemarin transaksi menunjukkan masih dalam trend menguat dan kemungkinan besar masih akan kembali dimainkan hari ini dgn kecenderungan diangkat harganya.