Page 2 of 32 FirstFirst 123412 ... LastLast
Results 11 to 20 of 320
  1. #11
    Diamond Member Array Kaito Kid's Avatar
    Join Date
    Jul 2011
    Location
    http://www.fbs.com
    Posts
    4,882
    Thanks
    0
    Thanked 1 Time in 1 Post
    CHF


    Faktor-faktor yang harus diperhatikan:
    • Sentimen risiko global. Frank Swiss telah secara tradisional digunakan sebagai safe haven atau atau investasi yang merupakan sebuah perlindungan atau tempat pelarian yang aman pada saat kondisi pasar tidak jelas khususnya sebagai tempat berlindung dari resiko yang dihubungkan dengan zona eropa dikarenakan indikator makroekonomi yang stabil dari perekonomian Swiss dan reputasi Swiss sebagai pusat perbankan dunia.
    • [B]Intervensi/B]. Para pembuat kebijakan di Swiss seringkali melakukan intervensi. Misalnya, pada September 2011 mengumumkan batas bawah nilai tukar EUR/CHF ada pada 1.20. Hal itu berarti nahwa regulator akan membeli euro sebanyak-banyaknya untuk menghindari peningkatan berlebihan dari Frank.
    • Nilai tukar CNY. Eksportir Jepang dan Cina bersaing untuk pasar di AS, Cina, dan Jepang. Jadi, jika Yuan menguat terhadap USD, ekspor Jepang akan menang, begitu juga dengan ekonomi Jepang dan JPY.
    • Carry trade.Franc digunakan sebagai mata uang pendanaan dalam carry trades. Suku bunga yang rendah di Swiss memungkinkan para trader tersebut untuk meminjam uang dalam franc dan kemudian berinvestasi di negara-negara dengan tarif suku bunga yang lebih tinggi. Ini merupakan faktor negatif untuk CHF.

    Sumber : [URL="http://fxbazooka.com/id/about#53"]Belajar Forex - FXBazooka[/URL]

  2. #12
    Diamond Member Array Kaito Kid's Avatar
    Join Date
    Jul 2011
    Location
    http://www.fbs.com
    Posts
    4,882
    Thanks
    0
    Thanked 1 Time in 1 Post
    CAD


    Faktor-faktor yang harus diperhatikan:
    • Kinerja ekonomi AS. adalah importir minyak terbesar Kanada dan mitra dagang terbesar Kanada. Akibatnya, dolar Kanada tergantung pada keadaan ekonomi AS. Data yang positif dari AS mendukung CAD sehingga, menarik USD/CAD turun. Hasil yang negatif menaikkan US dollar dan menurunkan mata uang Kanada.
    • Harga minyak global. Dolar Kanada adalah mata uang komoditas utama dikarenakan Kanada adalah eksportir minyak yang besar. Dengan meningkatnya harga minyak berarti eksportir Kanada akan mendapatkan keuntungan lebih. Sebagai hasilnya, Dolar Kanada akan menguat (USD/CAD menurun). Harga minyak yang rendah secara normal akan memicu meningkatnya USD/CAD.

    Sumber : [URL="http://fxbazooka.com/id/about#56"]Belajar Forex - FXBazooka[/URL]

  3. #13
    Diamond Member Array Kaito Kid's Avatar
    Join Date
    Jul 2011
    Location
    http://www.fbs.com
    Posts
    4,882
    Thanks
    0
    Thanked 1 Time in 1 Post
    AUD


    Faktor-faktor yang harus diperhatikan:
    • Sentimen resiko global. AUD adalah mata uang yang beresiko dan juga lebih menghasilkan, jadi AUD/USD tergantung dari sentimen risiko umum pada pasar. Pada masa tenang, pada trader lebih banyak memilih mata uang yang aman (JPY, USD dsb.).
    • Harga Komoditas. Australia adalah negara pengekspor , sehingga mata uang nasional sangat bergantung pada harga komoditas ( minyak, emas, berlian, besi, produk pertanian, , nikel , dan batu bara) Harga hasil alam yang tinggi akan mendukung Dolar Australia vs. Dolar AS dan sebaliknya, harga yang rendah akan menarik mata uang turun.
    • Cina adalah importir terbesar bagi komoditas dari Australia. Kondisi dari perekonomian Cina ditentukan dari permintaan akan hasil alam Australia dan tentu saja Dolar Australia. Meningkatnya permintaan dari Cina mendorong naiknya Dolar Australia dalam satu dekade terakhir. Dan sebaliknya, data negatif dari Cina akan menekan AUD/USD. Catat juga bahwa India dan Jepang ( dalam jumlah yang lebih kecil ) juga mengkonsumsi hasil alam dari Australia.

    Sumber : [URL="http://fxbazooka.com/id/about#56"]Belajar Forex - FXBazooka[/URL]

  4. #14
    Diamond Member Array Kaito Kid's Avatar
    Join Date
    Jul 2011
    Location
    http://www.fbs.com
    Posts
    4,882
    Thanks
    0
    Thanked 1 Time in 1 Post
    Korelasi Mata Uang


    Mata uang pada pasar forex ditradingkan dalam bentuk pasangan, jadi semua pasangan bisa jadi terhubung antara satu sama lain. Untuk trading lebih dari 1 pasangan pada satu waktu, sangat penting untuk memperhatikan ketergantungan antar pasangan yang dinamakan Korelasi Mata Uang. Korelasi Mata Uang adalah penghitungan statistic mengenai hubungan antara 2 pasangan mata uang dimana itu menunjukkan apakah 2 pasangan mata uang tersebut akan bergerak dengan arah yang sama, berlawanan, atau acak dalam periode waktu tertentu. Korelasi dilambangkan dalam format decimal dengan koefisien korelasi antara -1 sampai dengan +1.

    Sebuah korelasi yang mendekati atau pada +1 ( positif ) mengindikasikan bahwa 2 pasangan mata uang tersebut sangat mungkin untuk bergerak ke arah yang sama. Sebuah korelasi yang mendekati atau pada -1 ( negatif ) mengindikasikan bahwa 2 pasangan mata uang tersebut akan sangat mungkin untuk bergerak pada arah yang berlawanan. Jika angka koefisiennya menunjukkan angka 0 mengakibatkan hubungan antara 2 pasangan mata uang ini akan sepenuhnya acak.

    Contoh dari pasangan yang korelasinya positif:

    • EUR/USD dan GBP/USD
    • EUR/USD dan NZD/USD
    • USD/CHF dan USD/JPY
    • AUD/USD dan NZD/USD


    Sumber : [URL="http://fxbazooka.com/id/about#86"]Belajar Forex - FXBazooka[/URL]

  5. #15
    Diamond Member Array Kaito Kid's Avatar
    Join Date
    Jul 2011
    Location
    http://www.fbs.com
    Posts
    4,882
    Thanks
    0
    Thanked 1 Time in 1 Post
    JPY DAN NIKKEI 225


    Sejarah hubungan

    Secara normal, jika pasar saham nasional sedang rally, maka mata uang nasional juga menikmati arus uang dari investor yang ingin mendapatkan uang. Yen Jepang menikmati korelasi positif yang sama dengan Nikkei 225 sampai dengan tahun 2005.

    Sejak 2005, yen dan juga Nikkei mengalami korelasi negatif yang kuat ( korelasi positif dengan USD/JPY) . Paradoks ini bisa dijelaskan oleh suku bunga yang rendah di Jepang dan keuntungan yang lebih besar di luar negeri. Oleh karena itu Bank Sentral Jepang melakukan kebijakan keuangan yang berakibat penolakan pada yen jepang ( USD/JPY naik) Sebagai hasilnya, eksportir Jepang juga menikmati keuntungan dengan murahnya mata uang nasional, sehingga indeks Nikkei juga menguat.

    Hubungan ini terjadi saat krisis finansial global pecah pada 2008. Investor membatalkan kepemilikan dari aset dan membeli kembali JPY dan membuat harga mata uang Jepang menguat. Dan ketika JPY menjadi mahal, akan memberikan pengaruh yang negatif bagi keuntungan eksportir Jepang dan juga tentu saja Nikkei.

    Sumber : [URL="http://fxbazooka.com/id/about#81"]Belajar Forex - FXBazooka[/URL]

  6. #16
    Diamond Member Array Kaito Kid's Avatar
    Join Date
    Jul 2011
    Location
    http://www.fbs.com
    Posts
    4,882
    Thanks
    0
    Thanked 1 Time in 1 Post
    BANK SENTRAL

    Kebijakan moneter dari Bank Sentral merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pergerakan mata uang. Kamu akan mendapatkan semua yang perlu kamu ketahui tentang Bank sentral utama pada bab ini.


    Sumber : [URL="http://fxbazooka.com/id/about#86"]Belajar Forex - FXBazooka[/URL]

  7. #17
    Diamond Member Array Kaito Kid's Avatar
    Join Date
    Jul 2011
    Location
    http://www.fbs.com
    Posts
    4,882
    Thanks
    0
    Thanked 1 Time in 1 Post
    INDIKATOR DAN TREND


    ADX (Average Directional Movement Index) adalah sekumpulan indikator gerakan bearah yang digunakan untuk mengukur arah kecenderungan dan kekuatan dan untuk mengenali tanda-tanda "pembelian" dan "penjualan”.

    Indikator secara otomatis termasuk 3 bentuk:

    • Average Directional Index (ADX) itu sendiri (garis kuning)
    • Plus Directional Indicator (+ DI) (garis hijau) -perbedaan antara dua harga tertinggi yang berurutan
    • Minus Directional Indicator (- DI) (garis merah) -perbedaan antara dua terendah yang berurutan
    • Bagaimana caranya menginterpretasikan:


    ADX (garis kuning) digunakan untuk menentukan jika pasangan mata uang berkecenderungan atau tidak. Suatu tren yang kuat adalah pada tempatnya ketika ADX di atas 25 dan tidak ada tren ketika ADX di bawah 20. Di sana muncul berubah menjadi daerahabu-abu antara 20 dan 25.

    +- DI dan - DI (merah dan hijau) menggambarkan gerakan yang berarah. Secara umum, titiknya berlaku ketika +DI lebih tinggi dibanding -DI, dimana spekulan jual mempunyai tepi ketika -DI lebih besar. Persilangan dari +DI dan -DI membuat suatu sistem transaksi di dalam kombinasi dengan ADX.

    Tanda "Pembelian" terjadi ketika +DI persilangan di atas - DI (ADX harus di atas 25). Kerugian berhentibiasanya berada di tanda yang rendah. Tanda beli tetap berlaku sepanjang kerendahan ini bertahan, sekali pun +DI berrsilangan kembali di bawah -DI.

    Dan sebaliknya, tanda "penjualan" terjadi ketika -DI bersilangan di atas + DI (ADX harus di atas 25). Tingginyatanda menjadi awal kerugian yang berhenti.

    Sumber : [URL="http://fxbazooka.com/id/about#81"]Belajar Forex - FXBazooka[/URL]

  8. #18
    Diamond Member Array Kaito Kid's Avatar
    Join Date
    Jul 2011
    Location
    http://www.fbs.com
    Posts
    4,882
    Thanks
    0
    Thanked 1 Time in 1 Post


    Indikator dan Trend

    Indikator Bollinger Bands digunakan untuk mengidentifikasi harga ekstrim jangka pendek. Indikator ini terdiri dari tiga kelompok: pertengahan dan dua yang ada di luar.

    Kelompok menengah (biasanya periode 20 SMA) mengidentifikasi arah tren. Kelompok atas dan bawah (atau kelompok yang "volatil") biasanya menetapkan dua standar deviasi di atas dan di bawah middle band. Standar deviasi adalah ukuran umum dari volatilitas.

    Cara Menafsirkan

    Area yang kuat bagi tumpuan dan pertahanan terletak pada band luar. Semakin dekat harga dengan upper band - semakin berlebihan pembelian (Overbought) sepasangan mata uang, dan semakin dekat harga dengan lower band - semakin berlebihan penjualannya (Oversold). Kenaikan harga di atas upper band dapat menjadi sinyal jual, sedangkan bila ada di bawah yang lower band akan menjadi sinyal beli.

    Ingatlah bahwa band luar secara otomatis akan melebar ketika volatilitas meningkat dan akan menyempit ketika volatilitas menurun. Periode volatilitas tinggi dan rendah biasanya saling mengikuti satu sama lain, sehingga penyempitan band sering diartikan bahwa volatilitas akan segera meningkat tajam.

    Bollinger band tidak disarankan untuk digunakan tanpa adanya konfirmasi dari indikator-indikator yang lain.

    Sumber : [URL="http://fxbazooka.com/id/about#86"]Belajar Forex - FXBazooka[/URL]

  9. #19
    Diamond Member Array Kaito Kid's Avatar
    Join Date
    Jul 2011
    Location
    http://www.fbs.com
    Posts
    4,882
    Thanks
    0
    Thanked 1 Time in 1 Post


    Indikator dan Trend

    CCI (Commodity Channel Index) merupakan Indikator banyak digunakan dalam rangka memprediksi pembalikan harga. Indikator ini akan mengukur hubungan antara harga aset, Moving Average (MA) dari harga aset, dan deviasi yang normal dari nilai rata-rata tersebut.

    Cara Menafsirkan:
    • Kondisi overbought / oversold. Dalam kasus yang normal, CCI bergerak turun-naik dalam kisaran 100. Kenaikan di atas +100 berarti bahwa pasangan mata uang ini overbought dan sinyal koreksi ke bawah. Penurunan di bawah -100 berarti bahwa pasangan mata uang ini oversold dan sinyal koreksi menuju ke atas.
    • Divergence/Convergence. Divergence terjadi ketika harga membentuk sebuah higher high, tapi CCI membentuk sebuah lower high. Hal ini dapat dikonfirmasi dengan adanya pemutusan CCI di bawah nol atau dukungan pemutusan pada grafik harga. Sebaliknya, Convergence terjadi ketika harga membentuk sebuah lower low, tetapi CCI membentuk higher low. Hal ini dapat dikonfirmasi dengan pemutusan CCI di atas nol atau pemutusan resistansi pada grafik harga.


    Sumber : [URL="http://fxbazooka.com/id/about#86"]Belajar Forex - FXBazooka[/URL]

  10. #20
    Diamond Member Array Kaito Kid's Avatar
    Join Date
    Jul 2011
    Location
    http://www.fbs.com
    Posts
    4,882
    Thanks
    0
    Thanked 1 Time in 1 Post


    Indikator dan Trend

    Moving average (MA) menunjukkan nilai rata-rata harga selama periode waktu yang dipilih. Anda dapat menggunakan indikator ini untuk mengidentifikasi arah tren dan untuk menentukan level support dan resistance yang potensial. Penggunaaan MA dapat membantu kelancaran volatilitas harga dan untuk menyingkirkan harga yang tidak diinginkan (noise).

    Hal yang yang perlu dipahami adalah indikator ini tidak memprediksi arah pergerakan harga tetapi hanya menggambarkan arah arus dengan jeda waktu tertentu. MA dianggap menghambat karena hanya berdasarkan pada harga-harga yang telah lalu.

    Ragam Tipe:
    • Simple Moving Average (SMA) dihitung dengan menjumlahkan harga penutupan (closing price) pasangan mata uang pada sejumlah periode tertentu (misalnya pekan, hari atau jam, tergantung pada kerangka waktu yang Anda pilih). Jumlah ini kemudian dibagi dengan jumlah periode.
    • Exponential Moving Average (EMA) mirip dengan SMA, hanya saja memberikan bobot yang lebih kepada harga-harga terbaru daripada memberikan bobot yang sama untuk semua harga seperti yang dilakukan di SMA.
    • Linear Weighted Moving Average (WMA) juga memberikan bobot lebih kepada harga-harga terbaru, tetapi perhitungannya lebih sederhana: setiap harga penutupan (closing price) dikalikan dengan susunan numeriknya. Jumlah harga tersebut kemudian dibagi dengan beberapa periode.
    • Smoothed Moving Average (SMMA)

    SMA dan EMA adalah tipe yang paling sering digunakan. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan. SMA menunjukkan rata-rata sebenarnya dari harga untuk keseluruhan periode waktu, sementara EMA mengurangi jeda waktu sehingga memiliki reaksi yang cepat terhadap perubahan harga.

    Periode

    Anda dapat memilih periode waktu yang berbeda sesuai dengan tujuan Anda. 200-, 100-, 50- dan 20-periode MA adalah periode yang paling populer di kalangan pelaku para trader. Periode-200 MA dapat membantu and menganalisis jangka panjang dari tren yang sudah lalu, sedangkan periode-20 MA - untuk memahami tren jangka pendek.

    Cara Menafsirkan:

    Singkatnya, ada sinyal bullish ketika harga sebuah pasangan mata uang naik di atas MA dan bearish - ketika harga turun.

    Upward bias dikonfirmasi ketika MA jangka pendek (contoh: 20 hari) melintas di atas melewati MA jangka panjang (misalnya 50 hari). Dan sebaliknya, Downward bias dikonfirmasi ketika MA jangka pendek melintas di atas melewati MA jangka panjang.

    Sumber : [URL="http://fxbazooka.com/id/about#86"]Belajar Forex - FXBazooka[/URL]

Page 2 of 32 FirstFirst 123412 ... LastLast

Similar Threads

  1. Belajar Trading Forex
    By christ in forum Diskusi Umum Forex
    Replies: 755
    Last Post: 08-23-2016, 06:01 AM
  2. Dana anda aman bersama Liberty Reserve
    By masterforexindonesia in forum Diskusi Umum Forex
    Replies: 1
    Last Post: 05-08-2016, 01:25 AM
  3. Berbagi bersama fxempire
    By chopetonk in forum Diskusi Broker
    Replies: 7
    Last Post: 08-25-2014, 03:18 AM

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •