Dolar melemah terhadap yen menguat terhadap euro

Dolar melemah terhadap yen di sesi Kamis namun bukukan penguatan terhadap euro dan pound di tengah kehatian-hatian menjelang pengumuman kebijakan moneter dari bank sentral Inggris (BoE) dan bank sentral Eropa (ECB) pada hari ini, serta laporan payroll non pertanuan AS yang akan dirilis Jumat besok.

Sepanjang perdagangan pagi eropa, dolar melemah terhadap yen, dengan pasangan USD/JPY diperdagangan turun 0,22% ke level 99,68. Sementara euro melemah terhadap greenback, dengan EUR/USD turun 0,08% ke level 1,2999. ECB diperkirakan masih akan mempertahankan suku bunga acuannya pasca pertemuan kebijakannya dan kembali mengingatkan bahwa keluar dari kebijakan pengenduran moneter masih cukup jauh.

Sementara itu, para pelaku pasar juga tengah menantikan laporan payroll non pertanian Asyang akan dirilis jumat besok sebagai petunjuk lanjutan kapan kiranya Federal Reserve akan memutuskan untuk mengurangi perogram stimulusnya yang senilai USD85 miliar tersebut dalam setiap bulannya. Setelah data pada rabu kemarin menunjukkan sektor swasta AS menambah sebanyak 188.000 lapangan kerja di Juni, melampaui ekspektasi kenaikan 160.000.

Dolar mencapai level atas sesi terhadap pound, dengan GBP/USD turun 0,20% ke level 1,5248. Sama halnya seperti ECB, BoE juga diperkirakan masih akan terus mempertahankan suku bunga acuannya pasca pertemuan kebijakannya hari ini, pengumuman pertama BoE di bawah kepemimpinan gubernur baru Mark Carney.

Dolar juga mencatat kenaikan terhadao Swiss franc, dengan pasangan USD/CHF naik 0,21% ke level 0,9482. Namun, greenback melemah terhadap rekan sesama dolar. Dengan AUD/USD naik 0,47% ke level 0,9127, NZD/USD naik 0,28% ke level 0,7800 dan USD/CAD naik 0,06% ke level 1,0509.

Dolar Australia terdongkrak setelah wakil gubernur Reserve Bank of Australia mengatakan, komentar dari Gubernur Glenn Stevens pada Rabu kemarin mengenai pertemuan kebijakan bank sentral di Juli telah disalahartikan pasar.

Indeks dolar yang mencatta pergerakan greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,10% ke level 83,,47. Volume perdagangan diperkirakan masih cukup sepi di sesi Kamis, dengan pasar AS akan tutup karena libur Hari Kemerdekaan.