Angka angkatan kerja AS meningkat, diikuti tingkat pengangguran

Jumlah pekerja di AS bertambah sebanyak 175,000 pada bulan Mei, pemulihan ekonomipun masih menuju pemulihan. Dalam laporan bulanannya, Departemen Tenaga Kerja, Jumat, juga mengatakan, tingkat pengangguran sedikit meningkat menjadi 7,6% di Mei dari 7,5% pada bulan April.

Departemen Tenaga Kerja juga melakukan revisi penurunan laporan sebesar 12,000 kenaikan payroll untuk dua bulan sebelumnya. Laporan ini meruntuhkan estimasi ekonom dalam survei Dow Jones Newswires yang memperkirakan payroll akan meningkat sebesar 169.000 dan tingkat pengangguran bertahan di 7,5%.

Laporan terbaru ini menunjukkan pasar tenaga kerja masih mempertahankan momentum sekalipun kekhawatiran mengenai penurunan lainnya karena musim panas semakin dekat dan pengaruh pemangkasan belanja pemerintah mulai mendera.

Data ini dirilis pada saat ketika pemulihan ekonomi telah menunjukkan sinyalemen melambat. Federal Reserve telah tengah mempertimbangkan apakah penciptaan cukup kuat untuk mulai menarik kembali program pembelian obligasinya yang senilai $85.

Pembelian obligasi besar-besaran the Fed ini telah menjadi anugerah bagi pasar keuangan sejak Ketua Fed Ben Bernanke bulan lalu mengatakan bahwa bank sentral kemungkinan dapat memutuskan awal pengurangan pembelian obligasinya di salah satu pertemuannya jika perekonomian terus tumbuh.

Alhasil, data ini sangat- dipantau sebagai sinyalemen pemangkasan belanja pemerintah dan kenaikan pajak kemungkinan menggelincirkan pemulihan, khususnya setelag serangkaian pemangkasan belanja baru pemerintah federal yang telah berlaku pada 1 Maret.

Setelah mencatat penurunan pada bulan Maret yang meningkatkan kekhawatiran, payroll kembali rebounded pada bulan April dan Mei. Kenaikan payroll pada bulan ini mengiringi rata-rata kenaikan lapangan kerja yakni sebesar 172.000 dalam dua belas bulan terakhir. Laporan di Mei ini menunjukkan sektor swasta menambah sebanyak 179.000 lapangan kerja, yang sebagian besar dipimpin oleh kenaikan 27,000 pekerjaan sektor jasa ritel, sementara pemerintah terus mengurangi posisi kerja sebesar 3.000.

Meski mencatat kenaikan dalam beberapa bulan terakhir yakni sebesar 11,8 juta, namunpara pekerja yang ingin mendapatkan pekerjaan masih belum menemukannya di bulan lalu. Selain itu, masih banyak warga Amerika yang masih terjebak dalam pekerjaan paruh waktu. Indeks pengangguran yang lebih luas yang termasuk pekerja paruh waktu sebesar 13,8%.