Presiden ECB dikelilingi kritikan

Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi sering tampak menghadapi serbuan di kantornya di Frankfurt, dikelilingi oleh sesama pejabat bank dan penduduk yang sangat tidak setuju terhadap kebijakannya yang mengandung risiko. Bahkan pengadilan tinggi Jerman akan menghakimi mereka dalam kasus mendatang.

Ini tampak seperti sebuah pertikaian: Mario Draghi, kepala Bank Sentral Eropa (ECB), terhadap Jens Weidmann, Presiden bank sentral Jerman, Bundesbank, dan kritikus paling tajam Draghi dalam Dewan Pemerintahan ECB.

Perwakilan dari ECB dan Bundesbank telah dipanggil untuk bersaksi di depan Mahkamah Konstitusi Federal Jerman pada tanggal 11 dan 12, ketika pengadilan akan membahas kebijakan Jerman atas upaya untuk menyelamatkan euro. Tapi Draghi tidak akan hadir. Di tempatnya, anggota Dewan Eksekutif ECB Jerman Jörg Asmussen akan melakukan perjalanan ke kota di barat daya Karlsruhe, dimana pengadilan tersebut berada. Meskipun Draghi - seperti halnya Weidmann - hanya akan diminta untuk bersaksi sebagai saksi ahli, ia tampaknya tahu bahwa ia akan diperlakukan seperti terdakwa.

Apa yang akhirnya bisa diperdebatkan adalah upaya penyelamatan euro paling spektakuler Draghi sampai saat ini: Program baru ECB untuk meningkatkan pembelian obligasi pemerintah, pengumuman yang dilakukan musim panas lalu sudah cukup untuk membawa beberapa ketenangan bagi krisis euro.

Sementara itu, politisi dan inisiatif warga telah mengajukan keluhan konstitusional di Karlsruhe, dan Weidmann juga terus-menerus melawan proyek ini. Dalam sebuah pernyataan yang agak tajam, Bundesbank menyatakan bahwa program ini akan membahayakan independensi ECB dan memperingatkan terhadap "lereng licin" isu kebijakan moneter. Itu merupakan penghinaan terhadap Draghi.

Draghi merasa salahpaham di rumah barunya, baik oleh Weidmann dan oleh mayoritas warga Jerman. Bagi Draghi, desakan kuat Jerman atas prinsip-prinsip berarti menempatkan zona euro pada barisan. Misalnya, sesama pengawas moneternya di ECB takut jika Mahkamah Konstitusi Federal di Karlsruhe menyatakan program obligasi melanggar hukum, kondisi yang relatif tenang di pasar keuangan bisa berakhir sangat cepat.

Bagi Draghi sendiri, ECB tidak hanya bank sentral, tapi juga sumber pemikiran besar yang secara umum difokuskan pada kebijakan penyelamatan euro. Organisasi terkadang kadang harus bertindak sebagai "katalis intelektual," kata Draghi dalam sebuah pernyataan buram terhadap kepercayaanya.

Dia sedang mengejar jalan yang berbahaya, dan Weidmann bukan satu-satunya orang yang skeptis terhadap eksperimen Draghi. Proyek terbaru presiden ECB, sebuah program pendanaan untuk bisnis kecil dan menengah Eropa yang kekurangan uang, juga membingungkan gubernur lainnya di Dewan ECB.

Kritik berkecamuk bahwa ECB bukan bank pembangunan, dan bahwa hal itu akan menanggung risiko yang disalahgunakan sebagai sesuatu yang disebut "Bank buruk" untuk kredit korporasi yang tidak berpeforma. Tambahan kepada Presiden Bundesbank Weidmann, bahkan ada anggota Dewan Eksekutif Draghi yang menentang gagasan itu.

Departemen Keuangan di Berlin juga berdiri di balik serangan tersebut. Menteri Keuangan Wolfgang Schäuble bahkan berspekulasi bahwa program ini secara tidak langsung bisa menandakan "dana pemerintah tersembunyi" untuk negara asal Draghi Italia.