Data HPI dorong pound bangkit dari level terendah enam pekan

Pound mencatat kenaikan terhadap dolar AS setelah sebuah laporan industri menunjukkan indeks harga rumah Inggris meningkat untuk kelima bulan berturut-turut pada bulan Mei.

Sterling terpantau beranjak dari level terendahnya di hampir enam bulan terakhir terhadap dolar AS. Setelah sebuah laporan menunjukkan harga rumah meningkat 2,1 persen pada bulan ini menjadi rata-rata 249.841 pounds atau senilai $380.000, data yang diperoleh dari situs perusahaan property Rightmove Plc menunjukkan.

Sementara itu, Gubernur Bank of England Mervyn King kemarin menyatakan rencana pemerintah untuk membantu para pembeli rumah tidah seharusnya permamnen dan debat mengenai kebijakan fiskal Inggris Raya telah “berkembang.”

Pound mencatat kenaikan 0,2 persen ke level $1,5194 setelah bukukan penurunan hingga ke level $1,5158 pada 17 Mei, level terendahnya terhadap dolar AS sejak 4 April. Terhadap euro, mata uang Inggris Raya itu hanya bergerak tipis dan terpantau diperdagangkan di level 84,56 pence setelah sempat berada di level 85,17 pence pada 14 Mei silam, level terendah kedua mata uang tersebut sejak 25 April.

Sepanjang pekan akan dirilis laporan mengenai harga konsumen, dimana estimasi para ekonom menunjukkan kenaikan yang melambat di April. Laju inflasi tahunan turun menjadi 2,6 persen di bulan lalu dari 2,8 persen di Maret, menurut estimasi median 35 ekonom di Bloomberg News survey yang akan dirilis Office for National Statistics besok.

Untuk sepanjang tahun ini, sterling telah bukukan penurunan 2,3 persen, performa terburuk kedua setelah yen, menurut Bloomberg Correlation-Weighted Indexes, yang mencatat 10 mata uang negara berkembang. Dolar naik 5,3 persen dan euro menguat 2,2 persen.