Kekhawatiran pertumbuhan di AS mulai mereda
Daftar gaji meningkat, laju pengangguran menurun

Pasar tenaga kerja menunjukkan kembali kebangkitannya yang bahkan lebih cepat dari yang diperkirakan sepanjang bulan April dan tingkat penerimaan pun juga mencatat hasil baik yang sama bahkan dalam dua bulan sebelumnya. Dengan demikian, hal ini seharusnya dapat membantu perekonomian menanggung derita kencangnya ikat pinggang di Washington.

Dalam laporan yang dirilis hari ini oleh Departemen Tenaga Kerja AS, sebanyak 165.000 catatan payroll yang dikumpulkan sepanjang April. Tidak sampai disitu, tingkat pengangguran pun turun menjadi 7,5 persen, tingkat pengangguran terendah di AS sejak Desember 2008, Departemen Tenaga Kerja pada hari Jumat mengatakan. Angka positif ini, yang disambut dengan suka cita oleh para pelaku pasar, terutama di Wall Street, meruntuhkan ekspektasi para ekonom yang hanya memperkirakan penambahan sebanyak 145.000 pekerjaan dan tingkat pengangguran diperkirakan bertahan di angka 7,6 persen.

Juga patut disambut baik, angka payroll yang telah dirilis pada bulan Februari dan Maret juga mengalami revisi kenaikan dengan rata-rata bersih 114.000. Payroll pada bulan Maret naik menjadi 138.000, jauh lebih baik daripada yang dilaporkan sebelumnya yakni 88.000 pekerjaan, dan pertumbuhan lapangan kerja untuk Februari bertambah sebanyak 64.000 lapangan kerja menjadi 332.000, kenaikan terbesar sejak Mei 2010. Meskipun demikian, kenaikan di bulan lalu ini masih jauh di bawah 206.000 pekerjaan rata-rata per bulan di kuartal pertama, ini menjadi bukti terbaru kondisi perekonomian yang relatif stagnan, bahkan jika tidaklah secepat yang dikhawatirkan sebelumnya.

Laporan ini juga masih menunjukka sejumlah tanda-tanda momentum ekonomi yang melambat akibat hantaman kenaikan pajak yang dan pemotongan belanja pemerintah federal sebesar $85 miliar.

Pada sektor konstruksi terjadi penurunan angkatan kerja yang untuk pertama kalinya sejak Mei tahun lalu demikian juga pada sektor manufaktur yang mencatat payroll yang datar. Panjang masa kerja pekan kerja rata-rata dalam sepekan turun dari level tertinggi sembilan bulan dan indeks upaya kerja secara keseluruhan menurun.

Penurunan 0,1 persentase poin tingkat pengangguran mencerminkan peningkatan lapangan pekerjaan, dibandingkan orang yang kelaur dari angkatan kerja. Makin banyak orang Amerika memasuki dunia kerja dibandingkan pada bulan lainnya sejak Oktober. tingkat partisipasi angkatan kerja - pangsa usia kerja warga Amerika yang memiliki pekerjaan atau sedang mencari kerja atau dengan kata lain usia produktif - stabil pada posisi terendah 34 tahun yakni 63,3 persen.

Sektor swasta menyumbang kenaikan secara menyeluruh pada bulan lalu, sebanyak 176.000 lapangan kerja baru tercipta, dipimpin oleh rebound pekerjaan di sektor ritel, yang telah turun pada Maret silam, padahal selama delapan bulan berturut-turut sebelumnya mencatat kenaikan. Payrolls ritel naik 29.300.

Sementara sektor pemerintah mengurangi sebanyak 11.000 lapangan kerja setelah pada bulan sebelumnya memangkas 16.000 lapangan kerja. Sebagian besar kehilangan pekerjaan bulan lalu berasal dari pemerintah federal, dengan penurunan besar di Kantor Pos AS, akibat perampingan.

Data lainnya juga menunjukkan, rata-rata penghasilan per jam mencatat kenaikan 0,2 persen, meskipun jam kerja merosot menjadi 34,4 jam dari 34,6 jam. Penurunan jam kerja ini, yang oleh ekonom anggap karena cuti di instansi pemerintah, akan menghambat pertumbuhan pendapatan. Selama 12 bulan terakhir, rata-rata penghasilan per jam naik moderat 1,9 persen.