(Vibiznews FX) Pagi ini aussie tampak kembali terjerumus dalam pola pergerakan negatif terhadap dolar AS (08/02). Mata uang Australia ini melanjutkan penurunan untuk 4 sesi berturut-turut dan mencapai posisi paling rendah sejak pertengahan Oktober 2012 lalu. Anjloknya aussie tersebut didorong oleh kekhawatiran bahwa RBA akan benar-benar menurunkan suku bunga acuan pada pengumuman penetapan kebijakan moneter bulan depan.

Hari ini aussie terpantau berada di posisi 1.0257 dolar. Posisi mata uang ini mengalami penurunan yang signifikan dibandingkan dengan penutupan perdagangan dini hari tadi yang ada di level 1.0282 dolar. Aussie pagi ini terpantau melemah untuk empat sesi berturut-turut dan mengarah kepada penurunan mingguan untuk empat minggu berturut-turut. Aussie sekaligus berada di posisi paling rendah sejak tanggal 23 Oktober 2012.

Pernyataan kebijakan moneter dari RBA yang dirilis pagi ini menunjukkan bahwa bank sentral menjadi kurang optimis mengenai prospek ekonomi di negara tersebut. RBA menurunkan outlook pertumbuhan ekonomi dan inflasi untuk tahun 2013 ini. Ini merupakan sinyal yang kuat bahwa suku bunga acuan akan mengalami penurunan.

Sementara itu beberapa data ekonomi yang telah dirilis minggu ini antara lain data sektor tenaga kerja dan neraca perdagangan juga mengonfirmasi bahwa ekonomi Australia masih berada di dalam risiko.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan aussie pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami penurunan lanjutan. Aussie diperkirakan akan mengetes level support dan resistance pada kisaran 1.0200 1.0330 dolar. VBN